Pengalamanku Menghadapi Ilmu Gendam Atau Hipnotis

copasdariwa.blogspot.com

Sebagai orang terpelajar , lulusan ITB , sulit bagi saya menerima kenyataan bahwa beberapa teman alumni ITB pernah kena ilmu gendam atau hipnotis negatif. Bahkan Oom ku sendiri yg alumni UGM, juga kena ilmu ini dan terpaksa membayar jam "Rolex" sebesar Rp 5 jt. 

Hatiku mengumpat dan berjanji untuk dan harus selalu waspada pd ilmu sontoloyo ini. 

Aku coba cari beberapa buku literatur sbg referensi dan ingin tahu ilmu apakah ini serta ingin tahu bagaimana menangkalnya. 

Dari beberapa buku itu akhirnya aku tahu apa itu ilmu gendam dan hipnotis negatif dan cara penangkalnya.

Ilmu gendam atau hipnotis negatif adalah ilmu yang berusaha utk menguasai korban melalui bawah sadar korbannya. Sehingga si korban bekerja atau bertindak berdasarkan bawah sadarnya dan mengikuti kemauan yg menggendamnya atau menghipnotisnya. 

Bila ilmu itu digunakan utk maksud jahat, maka ilmu itu jelas berasal dari kuasa gelap. 

Orang yang terpengaruh adalah orang2 yang kurang waspada dan atau sedang banyak pikiran/galau, sehingga sangat mudah atau tanpa sadar dipengaruhi dan menurut saja apa kemauan si pemilik ilmu itu. Tetapi ilmu ini tidak mempan pada orang2 yg selalu waspada dan ceria. 

Cara kerja ilmu ini sederhana. Biasanya sipelaku menepuk bahu/pundak si korban. Entah bagaimana si kurban jadi seperti kerbau di cucuk hidungnya dan jadi penurut pada si pelaku gendam.

Tetapi cara menangkal ilmu ini juga sangat sederhana. Yakni dengan menepuk bahu/pundak kembali atau merangkul sipelaku sebelum 5 menit pertama. 

Sebab ilmu ini akan berhasil bekerja dalam 2 - 5 mnt pertama saja. 

Jika dalam kurun waktu itu tidak berhasil, maka si korban gagal di gendam/di hipnotis.

Berikut beberapa pengalaman saya menangkal ilmu gendam/hipnotis negatif ini.

1. Di Bogor : Sesaat setelah saya parkir mobil, ada 3 orang yang bertepuk tangan dan memanggil saya dengan melambaikan tangan. Nah saya sudah tahu siapa mereka. Benar saja saat saya sampai ke mereka, salah satu menawarkan jam Rolex. Dan dg cepat sy tepuk bahu si penjual sambil saya bilang sudah saya tunggu jam ini dan saya sodorkan duit  Rp 1000. Apa yg yerjadi? ...... Ketiganya tampak pucat dan langsung berlarian meninggalkan saya.

2. Di Sarinah - Jakpus. Terjadi hal yg sama. Saat saya sedang asyik melihat-lihat baju batik di lt 5, eh tiba2 ada 3 org datang dan menepuk pundak saya sambil menawarkan jam Rolex. Dengan cepat saya rangkul si penjual itu dan sekali lagi saya sodorkan Rp 1000 dan ngomong , ini jam yang saya cari2. Dan seperti yg saya duga mereka langsung pucat dan berhamburan meninggalkan saya. 
Hal yg lucu terjadi. Saat mereka turun di lantai dasar dan mencari mangsa lain, tiba2 ketemu saya lagi. Dan saya cukup dgn senyuman manis. Eh sekali lagi mereka lari berhamburan meninggalkan saya.

3. Di Mall Bekasi. Sore itu kami sekeluarga ke Gramedia. Ketika sedang asyik memilih buku2, tiba2 ada  orang menepuk pundak saya. Kali ini saya tidak waspada. Tetapi karen saya aktif di RW, tiba2 ada pikiran, bahws orang yg menepuk adalah warga saya. Maka otomatis saya rangkul orang itu sambil tersenyum saya bilang , apa kabar pak ?. ..tetapi apa yg terjadi ? .... eh orang tsb menjadi pucat pasi dg matanya menjadi putih semua, dan akhirnya orang itu pingsan di pelukan saya. Maka pelan2 saya rebahkan di lantai dan saya panggilkan satpam utk mengurusnya. Pengunjung Gramedia jadi geger karena ada orang pingsan tanpa sebab.

Nah temen2 dari bacaan buku2 ttg ilmu gendam dan dari pengalaman saya diatas, maka benar buku2 itu bahwa ilmu gendam akan berbalik ke pelaku bila kita dlm tempo 2 - 5 mnt pertama dgn cepat balik menepuk atau merangkul si pelaku. 

Semoga pengalaman saya ini bermanfaat untuk lebih waspada pada ilmu gendam/hipnotis negatif. Ilmu sontoloyo ini.

Slm, MasGath (GD-ITB'80)

Boleh di coba
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment